BANDUNG – Seiring dengan meningkatnya daya beli dan kebutuhan masyarakat terhadap produk pangan aman dan bermutu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong para pelaku pangan Jabar tak hanya fokus mewujudkan ketahanan pangan (food security). Lebih jauh lagi, Pemprov Jawa Barat juga kini tengah gencar mewujudkan food safety (keamanan pangan) sebagai salah satu komponen penting dalam food security.
Untuk itu, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat menggelar Temu Pelaku Usaha Produk Prima 3 Jawa Barat Tahun 2017 yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Halaman Parkir Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Kamis (6/4/17). Prima 3 merupakan sertifikat pangan yang diberikan kepada produk pangan dengan kategori aman dan bermutu, minimal produk pangan yang dihasilkan bebas dari pestisida.
Sertifikat prima adalah proses pemberian sertifikat sistem budidaya produk yang dihasilkan setelah melalui pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan, serta memenuhi semua persyaratan untuk mendapatkan label produk Prima Satu (P-1), Prima Dua (P-2), dan Prima Tiga (P-3).
Baca Juga:Aher Tambah lima RKB Untuk STID CiamisDemiz Minta Komitmen Kabupaten/Kota Bentuk LTSP
Dalam sambutanya, Wagub Jabar Deddy Mizwar mengatakan tujuan dari pelaksanaan Sertifikasi Prima tersebut adalah memberikan jaminan mutu dan keamanan pangan, memberikan jaminan dan perlindungan masyarakat atau konsumen, mempermudah penelusuran kembali dari kemungkinan penyimpangan mutu dan keamanan produk, serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk.
“Food safety ini kan ada sertifikatnya, P-1, P-2, dan P-3. Kalau P-1 di Pusat (Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan Pusat), sementara OKKPD (Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan Daerah) itu P-2 dan P-3. Jadi bukan hanya masalah ketahanan pangan saja, tapi juga keamanan pangan supaya masyarakat atau konsumen mengkonsumsi tanaman pangan kita ini — hortikultura khususnya, buah dan sayuran itu aman,” ujar Demiz usai membuka acara Temu Pelaku Usaha Produk Prima 3 Jabar 2017.
Wagub menjelaskan bahwa produk aman dan bermutu saat ini memiliki pangsa pasar cukup tinggi. Karena tingkat kesadaran masyarakat akan produk pangan atau hortikultura yang aman telah meningkat, sehingga Wagub meminta agar produk pangan Prima 3 ini terus dibudidayakan dan ditingkatkan produksinya, dengan catatan biaya produksi di hulu harus bisa dikendalikan agar harga bisa bersaing.
