Demiz Minta Komitmen Kabupaten/Kota Bentuk LTSP

Demiz Minta Komitmen Kabupaten/Kota Bentuk LTSP
0 Komentar

Sepanjang 2016, jumlah TKI asal Jawa Barat sebanyak 51.047 orang. Dari aspek gender, jumlah TKI perempuan mencapai empat kali lebih banyak dibandingkan TKI laki-laki, yaitu 10.156 laki-laki dan 40.891 perempuan. Pada 2016, jumlah TKI asal Jawa Barat juga masih didominasi oleh sektor informal, yaitu sebanyak 36.460 orang, sedangkan di sektor formal sebanyak 14.587 orang.

Sektor formal lebih banyak diisi oleh TKI laki-laki, yaitu sebanyak 9.788 orang, sedangkan TKI perempuan sebanyak 4.799 orang. Dibanding 2015, jumlah TKI asal Jawa Barat 2016 berkurang sebanyak 12.000 orang. Pada 2015, TKI sektor formal sebanyak 21.133 orang, sedangkan sektor informal sebanyak 41.937 orang.

Selama empat tahun terakhir, 9 (sembilan) kabupaten di Jawa Barat yang menjadi kantung-kantung TKI masih tetap sama, meskipun secara urutan ada yang berubah. Sepanjang 2016, dari jumlah tertinggi hingga terendah secara berturut-turut, yaitu: Kabupaten Indramayu (16.625 orang), Cirebon (10.078 orang), Subang (6.522 orang), Majalengka (3.235 orang), Cianjur (3.227 orang), Karawang (2.749 orang), Sukabumi (2.250 orang), Bandung (773 orang), dan Purwakarta (731 orang).

Baca Juga:30 Adegan Dikupas Dalam Rekonstruksi Kasus Pembuangan BayiRazia Kos Jelang Ramadhan, Sepuluh Penghuni Diamankan

Sedangkan menurut negara penempatannya, 10 (sepuluh) negara dengan penempatan TKI terbanyak asal Jawa Barat pada 2016, yaitu: Taiwan, Malaysia, Arab Saudi, Singapura, Hong Kong, Brunei Darussalam, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Oman, dan Kuwait.

Sementara jumlah kasus TKI asal Jawa Barat pun terus menurun. Pada 2014 sebanyak 151 kasus, 2015 menjadi 142 kasus, sedangkan 2016 data sampai dengan Oktober sebanyak 57 kasus. (hms/rls)

0 Komentar