CIREBON – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GNPK penuhi panggilan Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Cirebon. Menurut salah satu perwakilan LBH GNPK, Hamzah Hariri pihaknya kedatangannya ke Fraksi Nasdem ini ialah atas dasar undangan dari Fraksi Nasdem itu sendiri. Kaitannya dengan pelaporan atas dugaan penipuan yang dialami oleh Elly Indriyanti. “Kami diundang, kami mengadukan pelaporan atas nama Elly Indriyanti, karena menurut saya ini bukan hanya ranah kepolisian namun DPRD pun punya hak sesuai dengan undang-undang,” katanya kepada wartawan, Rabu (5/4/2017).
Pemanggilan atas dirinya ke Fraksi Nasdem ini salah satunya fraksi ini menginginkan dan ingin tahu alur cerita pernikahan siri antara Bupati Cirebon Sunjaya dengan Elly Indriyanti. “Ya saya berharap ada sikap yang tegas dan menjadi kewajiban tugas DPRD untuk menyelesaikan kasus ini. Alhamdulillah bukan hanya fraksi Nasdem tetapi fraksi PKS pun juga sudah menunjukan kesiapan untuk melakukan hal yang sama seperti fraksi Nasdem,” ungkapnya.
Dikatakan Hamzah, pihaknya akan menggelar bukti-bukti rekaman, tentunya atas dasar keingingan permintaan dari DPRD yakni dimulai dari semua fraksi mengirim surat ke kuasa hukum. “Ada rekaman, tetapi rekaman ini tidak sembarangan kita beberkan, kami meminta permohonanan bukti dan rekaman-rekaman fraksi secara tertulis mengirimkan ke kami, nanti rekaman itu kami gelar,” ujarnya.
Baca Juga:Pria Setengah Baya Tewas Tertabrak KA BarangLapas Kelas III Cikarang-Bekasi Bakal Produksi Industri Plastik
Sejauh ini, lanjut dia, sepenggal percakapan dari rekaman tersebut belum bisa dibeberkan dan ungkapkan dihadapan media. “Tunggu saat yang tepat ya. Dan saya mengakui penipuan itu tidak pernah dilakukan, karena kami tidak mempunyai bukti yang menunjukan kalau setelah nikah siri diberikan mobil, rumah dan transfer setiap bulan dengan nominal 10 juta perbulan, tapi seyogyanya perjanjian pekerjaan setelah menikah seharusnya direalisasikan, tapi sampai saat ini tidak,” katanya.
Pengasuh Ponpes Babakan Ciwaringin menambahkan, pihaknya menjamin kasus ini tidak akan 86 (damai, red) dan akan menuntaskan kasus ini sampai selesai. “Jauh kemungkinannya ya kita mengarah ke 86 karena kita sudah teruji selama 15 tahun ini kita tidak pernah seperti itu dan berhasil semuanya. Bahkan saya jamin persoalan ini akan berkembang kemana-mana seperti harta kekayaan, gratifikasi tenaga kerja tim sukses Sunjaya dan pasti akan kita gelar semua,” tukasnya.
