“Dua Kandidat Penguasa” Berebut Kursi NU Karawang

“Dua Kandidat Penguasa” Berebut Kursi NU Karawang
0 Komentar

Di tempat yang sama, Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Hasan Nuri Hidayatullah menyampaikan keinginannya, jika ke depan kader NU harus sudah memulai dakwahnya melalui pendidikan Madrasah. Sehingga ia berharap, agar setiap tahunnya terlahir minimal 2 ribu kader NU baru.

“Kalau setiap tahunnya kita bisa melahirkan 2 ribu kader NU, maka dalam 5 tahun kepengurusan NU kita akan melahirkan 10 ribu kader NU baru. Semangat inilah yang selalu ada dalam hati dan pikiran saya. Karena terlebih negara ini tidak bisa dipisahkan dengan NU dalam perjalanan perjuangannya,” tuturnya, saat memberikan sambutan.

Kandidat Ketua PCNU Karawang, KH. Uyan Ruhiyat menepis isu jika dirinya merupakan kandidat “jagoan” dari Wakil Bupati Karawang. Kiyai yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Attarbiyah ini menganggap jika isu tersebut hanya meruapakan “tawahum” yang artinya sesuatu yang belum tentu benarnya dan hanya merupakan prasangka-prasangka dari pihak luar.

Baca Juga:Polisi Sita Puluhan Botol “Air Mineral” Rasa MirasPDIP: Sunjaya Tak Boleh Sembarangan Soal Pengganti Gotas

“Walaupun secara nasab (turunan) saya merupakan kakak kandung dari wakil bupati, tapi saya tidak mau dimanfaatkan wakil bupati kalau nanti jadi ketua NU. Justru sebaliknya saya harus bisa memanfaatkan wakil bupati untuk kemaslahatan NU, itu yang perlu dicatat,” terangnya.

Sementara itu, sampai dengan berita ini masuk meja redaksi, belum ada keterangan resmi dari Kandidat Ketua PCNU Karawang, Acep Jamhuri untuk memberikan keterangan resminya, terkait isu bahwa dirinya merupakan “jagoan” dari Bupati Karawang yang akan berebut kursi NU Karawang tersebut.(adk)

0 Komentar