KUNINGAN- Meledaknya trafo pemutus tenaga (PMT) di Gardu Induk Tegangan Tinggi (GITET) Pancalang berakibat sejumlah wilayah mengalami mati listrik. Peristiwa yang terjadi pada Senin (20/02) sekitar pukul 11.00 ini belum diketahui penyebab pastinya. Menurut Kapolres Kuningan AKBP M Syahduddi, penyebab peristiwa tersebut masih diselidiki.
Peristiwa terbakarnya trafo di Gardu Induk Pancalang ini, ternyata bukan hanya kali ini. Setidaknya sudah tiga kali trafo di Gardu Induk Pancalang mengalami hal serupa.
Berikut rentetan peristiwa meledaknya trafo di Pancalang:
SELANJUTNYA>>>
- 20 Februari 2017
Gardu Induk Tegangan Tinggi di Desa Pancalang Kabupaten Kuningan meledak, pagi tadi (20/2) sekitar pukul 11.00. Akibatnya sejumlah daerah, seperti Kabupaten Kuningan, Sebagian Kabupaten Cirebon dan beberapa wilayah lain mengalami mati listrik. Di wilayah Kabupaten Cirebon, sejak peristiwa tersebut, wilayah Babakan, Gebang, Waled dan Ciledug mati listrik.
Baca Juga:Gardu Pancalang Meledak, Mati Listrik Bisa 15 JamGempa Hebat Guncang Garut
“Sejak tadi pagi listrik mati. Katanya ada trafo meledak di Gardu Induk Pancalang, Kuningan. Tidak tahu jam berapa bakal nyala, karena tidak ada pemberitahuan dari pihak PLN,” kata Rasan, warga Waled, kabupaten Cirebon.
Belum diketahui penyebab ledakan tersebut, namun menurut Kapolres Kuningan AKBP M Syahduddi, ledakan terjadi di lokasi trafo pemutus tenaga (PMT) yang memiliki kekuatan sebesar 150 KV. Ledakan yang terjadi sebanyak dua kali ini mengakibatkan pasokan listrik yang didistribusikan dari Gardu Induk Pancalang otomatis terputus. “Kita belum tahu pasti penyebab ledakannya. Kalau menurut informasi dari pihak GITET (Gardu Induk Tegangan Tinggi) Pancalang, proses perbaikan bisa memakan waktu 10-15 jam,” kata Syahduddi.
SELANJUTNYA>>>
2. 27 Agustus 2010
Ledakan keras terjadi pada Gardu Induk (GI) Utama Listrik Inter Koneksi Jawa-Bali, di Pancalang, Kuningan, Jumat (27/8), pukul 11.00 WIB. Bersamaan dengan itu, api membakar tiga buah Inter Bass Travo (IBT) dalam komplek gardu listrik tersebut. Akibat kebakaran itu seluruh aliran listrik di Kabupaten Kuningan dimatikan total. Tapi satu jam kemudian, di beberapa wilayah kembali hidup. Kecuali di wilayah Kecamatan Pancalang dan sekitarnya tetap masih dalam kondisi mati.
