BEKASI – Pasca pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochammad Iriawan bersama Panglima Kodam (Pangdam) Jaya, Mayjen TNI Teddy Laksono berkunjung ke Kabupaten Bekasi dalam rangka pengecekan situasi pasca Pilkada di Kabupaten Bekasi, Jumat (17/02).
Dalam kunjungan itu, turut hadir Danrem 051/Wijayakarta, Kolonel Inf. Rifki dan Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol CZi Zulhadrie S. Mara, serta para undangan dari tokoh ulama, tokoh masyarakat, KPUD Kabupaten Bekasi dan Panwaslu Kabupaten Bekasi.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan berkata, akan memaparkan hasil pelaksanaan pengamanan situasi keamanan Pilkada di wilayah tersebut. “Kemarin kami telah melakukan pemantauan secara langsung bersama-sama dengan Bapak Kapolri, Komisi II dan III DPR-RI, KPU serta Bawaslu. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Kapolda Metro Jaya di Lobby Mapolrestro Bekasi.
Baca Juga:Real Count Pilbup Bekasi Hampir 100%, Incumbent Masih MemimpinOTT Disdukcapil, BKPSDM Belum Dapat Laporan Resmi Polisi
Lebih lanjut M. Iriawan mengatakan, Bekasi merupakan Kota Industri terbesar se-Asia Tenggara, di dalamnya terdapat sebanyak 12 kawasan industri dengan kurang lebih dari 5.000 perusahaan dan 800.000 orang tenaga kerja atau buruh. Meskipun begitu, dalam Pilkada kemarin, Kabupaten Bekasi termasuk daerah yang aman, karena tidak terjadi konflik dalam pemilihan kepala daerah kemarin.
“Seperti yang saya sampaikan tadi, bahwa ini termasuk daerah yang bukan menjadi perhatian maksimal untuk kekhawatiran kami dalam gangguan keamanan. Artinya, kami fokusnya memang ke Jakarta. Namun apabila kami tidak datang ke Kabupaten Bekasi, rasanya tidak pas dan tidak afdol untuk bertemu dengan tokoh dan anggota kami di Kabupaten Bekasi. Dan saya putuskan dengan Pandam Jaya untuk berangkat ke Kabupaten Bekasi, meskipun dalam keberangkatan masih banyak urusan ke Mabes Polri,” bebernya.
Selain itu, ia menjelaskan, masih ada penerapan untuk pengamanan terkait dengan surat suara dan kotak suara. Sekarang PPS sedang mengusung, tentunya kita amankan maksimal. “Kami memohon kepada masyarakat agar membantu, kami amankan kotak suara dari PPS ke PPK, kemudian sampai ke KPUD Kabupaten Bekasi,” katanya.
Seperti yang diketahui, dalam penghitungan dan peraihan suara di Kabupaten Bekasi dimenangkan oleh salah satu pasangan calon, dengan perolehan suara sekitar 41,06%. “Saya mengimbau kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi yang menang jangan terlalu merayakan secara euforia berlebihan yang bisa memicu gangguan kamtibmas nantinya, tetap pedomani tahapan-tahapan pilkada secara baik,” tukas M. Iriawan.
