“Berhasil tanpa perencanaan kan tidak mungkin. Atau sisi kejiawaan dari pikiran kita yang harus kita bereskan. Lalu, hadirkan juga martabat masyarakat kita, khususnya asal Jabar dengan sebuah sesanti, sebuah jargon Silih Asah, Silih Asuh, Silih Asih. Jadi harus saling ngangkat, tong saling nengkas (jangan saling sikut),” papar Aher.
Kiat berikutnya yang diberikan Aher agar sukses di perantauan, yaitu inovasi dan kreativitas. Aher mencontohkan Batagor yang saat ini sudah menjadi makanan berkelas hingga bisa masuk ke supermarket dengan sajian modern.
“Jadi kita jangan terlalu betah pada posisi tertentu. Terus-menerus berkreasi. Supaya posisinya naik harus ada perencanaan. Perencanaannya sederhana, ketika mendapatkan sesuatu dari usaha kita – mana yang dimakan dan mana yang ditabung untuk mengembangkan usaha kita,” ucap Aher melalui kiat-kiatnya.
Baca Juga:Sunandar Dilantik Jadi Ketua DPRD Kabupaten BekasiKPUD Kabupaten Bekasi Coret 118.287 Jiwa Dari DPT Pilkada
Acara “Tepang Sono Sareng Kang Aher” (Temu Kangen Bersama kang Aher) ini tidak hanya dihadiri masyarakat umum. Namun, hadir pula para mahasiswa dan pelajar yang saat ini sedang menempuh pendidikan di beberapa perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur.
Ketua Umum Ikatan Warga Pasundan (Irwapras) Malang Raya Sarpin mengungkapkan, bahwa saat ini ada kurang lebih 11 ribu warga Pasundan dan 5 ribu mahasiswa asal Jawa Barat yang ada di Malang Raya. Malang Raya ini mencakup wilayah Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu. (hms/rls)
