Sementara itu Ketua KPU, Saefuddin Jazuli menuturkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi, ia sudah menyiapkan berbagai program. Diantaranya melakukan sosialisasi ke pelajar, ormas, dan komunitas serta masyarakat umum. “Kita akan sasar 36 sekolah setara SMA. Kita akan sosialisasikan untuk meningkatkan partisipasi masyatakat,” tuturnya.
Meskipun persoalan Partisipasi Masyarakat (Parmas.red) bukan saja dari KPU, namun juga tergantung dari sosok calon sendiri. Namun yang jelas, KPU sudah melalukan kerja-kerja untuk meningkatkan Parmas. “Jika sesuai Renstra KPU RI idealnya Parmas itu 77, 5 persen dari total DPT. Kabupaten Cirebon pada pilkada lalu di gelombang pertama Parmas mencapai 51, 65 persen dan gelombang dua 45,60 persen. Artinya Parmas di Cirebon masih rendah sekali, oleh karenanya menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan KPU,” jelasnya. (gfr)
