Gubernur: Tingkatkan Kinerja Tak Terbatas Anggaran!

Gubernur: Tingkatkan Kinerja Tak Terbatas Anggaran!
0 Komentar

“Tapi mari kita hadirkan amal soleh yang lebih berdampak positif kepada masyarakat secara luas, bahkan lebih luas, seluas-luasnya sesuai dengan kemampuan kita, dengan melibatkan berbagai pihak menjadi sebuah gerakan sosial. Itulah amal sholeh yang lebih besar lagi,” lanjutnya.

Gubernur mencontohkan tentang penemuan Great Grand Parent Stock (GGPS) atau nenek moyangnya Ayam Sentul oleh BP3Iptek dan Dinas Peternakan Jawa Barat, serta para pakar peternakan dari Unpad. Moyang Ayam yang selama ini kita makan adalah berasal dari Jerman, karena selama ini Indonesia tidak memiliki Moyang Ayam dan Jawa Barat mempelopori hadirnya Moyang Ayam di Tanah Air.

Gubernur pun meminta hadirnya temuan tersebut tidak hanya dijadikan sebagai sebuah temuan. “Coba dengan anggaran yang ada sebarluaskan, perbanyak si Moyang Ayam itu dalam bentuk Parent Stock (PS). Bagikan kepada masyarakat supaya berkembang biak dimana-mana ayam yang unggul ini, menjadi sebuah gerakan yang bisa mendorong kesejahteraan masyarakat,” pintanya.

Baca Juga:Diajak Nginap Untuk Mengaji, Guru Ini Malah Cabuli SantrinyaDongkrak Kunjungan Wisata 2017, Club Motor Bekasi Tandang Ke Palembang

Contoh lainnya mengenai Kopi. Seperti diketahui bahwa kopi asal Jawa Barat, Java Preanger telah menjadi kopi unggulan dan terbaik di dunia dalam kompetisi kopi di Atlanta, Amerika Serikat. Untuk mengembangkan dan menyebarluaskan kopi ini, pihak terkait kata Aher harus mendorong – tidak hanya sampai pada pembibitan saja, namun juga menjadi sebuah gerakan penting di masyarakat yang bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

Pada kesempatan ini, untuk mendukung program kerja di wilayah Provinsi Jawa Barat, Gubernur pun mengapresiasi upaya OPD yang telah memiliki kinerja berbasis sistem online. Seperti e-Samsat, SAKIP, dan program lainnya. Kedepan, semua sistem kinerja berbasis IT ini harus terintegrasi seluruhnya, sehingga Jawa Barat bisa memiliiki sistem IT Goverment terlengkap di Indonesia.

Di akhir arahannya, Gubernur juga menyampaikan agar para pejabat yang ada di posisi baru untuk segera bisa beradaptasi, bergerak cepat, serta bekerja dengan baik dan optimal. Meskipun ada beberapa pejabat yang kurang tepat ditempatkan pada posisinya saat ini.

“Tapi itu menjadi pembelajaran cepat, bisa cepat kita menyesuaikan dengan keadaan baru. Urusan terkait dengan kurang tepat memilih, tapi Insya Allah ketika niat kita ikhlas, tidak ada unsur yang lain, ketidaktepatan tersebut Insya Allah akan lebih baik,” ucap Gubernur.

0 Komentar