Menurutnya, yang dilakukan Meli-Iik itu sangat cerdas, dan itu menunjukkan sebuah kenegarawanan. “Nah, berarti bukan hanya menjadi Ibu bagi warga Batak, tetapi juga menjadi Ibu warga Jawa, Sunda, menjadi Ibu bagi semua komunitas yang berada di Kabupaten Bekasi dan khususnya warga asli Kabupaten Bekasi, jadi yang beliau maksudkan adalah beliau bersedia menjadi Ibu bagi warga yang ada di Kabupaten Bekasi,” pungkas Syukur. (fjr)
‘Menarik’ Sisir Pendukung Lewat Suku
