Waspada!! NKRI Darurat Bencana Kesehatan Fisik & Mental

Waspada!! NKRI Darurat Bencana Kesehatan Fisik & Mental
0 Komentar

Meskipun imunisasi bisa mencegah beberapa penyakit yang bisa mengarah kepada kedisabilitasan, tapi tidak kalah pentingnya untuk melakukan imunisasi yang bebas merkuri dan kadaluwarsa atau palsu kepada anak yang sudah terlanjur mengalami kedisabilitasan. Bila tidak diberikan imunisasi tsb diatas, maka anak-anak penyandang disabilitas berisiko mengalami hambatan perkembangan, kondisi sekunder yang bisa dihindari dan kematian yang bisa dicegah. Pemerintah Provinsi,Kota dan Kabupaten WAJIB memasukkan anak remaja dan dewasa penyandang disabilitas dalam usaha untuk mempromosikan layanan terapi yang berkesinambungan serta bersifat sangat urgent dan mendesak . Seperti meningkatkan kesadaran masyarakat dengan memperlihatkan mereka memiliki hak yang sama untak dapat  bersama-sama berusaha mandiri  sebagai  bagian masyarakat lainnya, kampanye poster dengan para pelayan kesehatan  dan talk show berkala  berisi materi promosi kesehatan mental,fisik dan sosial lainnya yang berkesinambungan.

Gizi juga merupakan hal penting. Makanan yang tidak mencukupi atau diet kekurangan vitamin atau mineral tertentu bisa menyebabkan bayi rentan terhadap kondisi-kondisi tertentu dan infeksi yang bisa menyebabkan disabilitas fisik, indra dan intelektual. Misalnya, antara 250.000 sampai 500.000 anak dianggap berisiko untuk menjadi buta setiap tahun karena kekurangan vitamin A. Sindrom ini bisa dengan mudah dicegah dengan suplementasi oral yang berharga hanya beberapa sen saja per anak. Di samping itu, langkah-langkah yang berbiaya rendah tersedia untuk mencegah disabilitas muncul dari kekurangan nutrisi lainnya. Gizi buruk dan penyakit diare sewaktu kecil bisa menyebabkan kekerdilan, yang diindikasikan oleh kurangnya tinggi badan menurut usia yang seharusnya dicapai oleh batita dan balita.

Meskipun gizi buruk bisa menjadi penyebab disabilitas, hal ini juga bisa menjadi akibat. Sesungguhnya, anak-anak penyandang disabilitas lebih berisiko untuk menderita gizi buruk. Rintangan fisik yang terkait dengan kondisi-kondisi seperti sumbing atau lumpuh otak (cerebral palsy 0 dapat mengganggu mekanisme konsumsi makanan; kondisi-kondisi tertentu seperti fibrosis sistik (cystic fibrosis), dapat mengganggu asupan gizi; dan beberapa bayi dan anak penyandang disabilitas mungkin memerlukan diet khusus atau asupan kalori untuk mempertahan-kan berat badan yang sehat. Namun anak penyandang disabilitas bisa saja disem-bunyikan dari penapisan masyarakat dan inisiatif pemberian makan. Anak-anak yang tidak bersekolah tidak mendapatkan program pemberian makan di sekolah. Di samping faktor-faktor fisik, sikap juga bisa sangat berpengaruh pada nutrisi anak. Di beberapa masyarakat, para ibu mungkin tidak didorong untuk memberikan ASI pada bayi penyandang disabilitas, anak penyandang disabilitas mungkin diberi makan sedikit, atau tidak diberi makan atau diberikan makanan yang kurang bergizi daripada saudaranya yang tidak penyandang disabilitas. Ada kemungkinan bahwa dalam beberapa hal apa yang dianggap sebagai penyakit yang terkait dengan disabilitas mungkin sesungguhnya berkaitan dengan masalah pemberian makan.

0 Komentar