“Saya sengaja membawa atlet-atlet ke sini karena mereka baru saja menang dan rasa syukur kemenangan itu perlu dibawa kepada masyarakat Garut yang baru tertimpa musibah,” kata Netty, Minggu (2/10/16).
“Ini sebagai tanggungjawab sosial ketika orang lain tertimpa musibah maka sebagai makhluk sosial kita maka wajib memberikan perhatian,” tambahnya.
Netty ingin agar warga Garut yang menjadi korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi hari-hari berikutnya yang akan datang. Juga, dia tidak mau para atlet larut dalam kegembiraannya sendiri sehingga lupa dengan kondisi nyata yang sedang dialami orang lain di sekitarnya.
Baca Juga:Labih dari 300 Perusahaan di Bandung Raya Buang Limbah ke Citarum6 Rumah di Tabun Selatan Bekasi Dilalap Api
Lebih jauh lagi, dia ingin agar anak-anak yang menjadi korban bencana banjir Garut mampu bangkit dari kesedihannya. Mereka diarahkan agar mampu mendapatkan semangat berjuang serta inspirasi dari kisah-kisah perjuangan para atlet sejak awal latihan sampai menjadi jawara di Tanah Legenda.
Memang tidak cukup satu atau dua kali dorongan motivasi agar anak-anak itu kembali menemukan keceriaannya dan bangkit dari rasa traumanya. Namun Netty berharap kunjungan bersama atlet mampu menjadi titik awal penyemangat mereka menyongsong masa depan.
“Anak-anak adalah korban yang paling terkena dampak. Semoga dengan motivasi dari atlet mereka kembali semangat dan muncul optimisme serta keinginan untuk melakukan yang terbaik,” kata Netty.
Lalu bagaimana dengan atlet? Apa tujuan lain mengajak mereka datang ke Garut selain untuk memberikan motivasi kepada anak-anak yang menjadi korban bencana?
Netty mengatakan, dengan dihadirkannya mereka sebagai motivator bagi anak-anak maka para atlet berprestasi ini juga dapat dijadikan sebagai simbol generasi masa depan yang anti-narkoba dan menolak pergaulan bebas.
Prestasi yang mereka catatkan diharapkan dapat menjadi sarana efektif bahwa masa muda tidak harus disia-siakan dengan menggandrungi hal-hal negatif tak bermanfaat. Masa muda dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif yang membanggakan.
“Ini dapat menjadi masukan dalam pembinaan atlet yang harus kita kelola. Prestasi nyata mereka akan menjadi potensi yang harus disambungkan dalam program-program pembangunan di Jabar,” pungkas Netty.
