Kunjungan Mensos & Wagub: Korban Banjir Garut Akan Peroleh Hunian Tetap

Kunjungan Mensos & Wagub: Korban Banjir Garut Akan Peroleh Hunian Tetap
0 Komentar

Deddy pun mendapat kabar dari rekan sesama aktornya di Jakarta bahwa para artis dan seniman telah menggalang dana untuk para korban banjir Garut. “Kemarin saya dapat WA dari aktor Reza Rahardian dengan beberapa artis akan menggalang dana untuk Garut. Saya kira ini bencana kemanusiaan yang tidak bisa kita duga,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr. Alma Lucyati mengatakan RSUD Dr. Slamet Garut yang juga terimbas banjir bandang Sungai Cimanuk hari ini kondisnya sudah berangsur-angsur bersih, sebagian belum karena memang kondisinya harus selalu dilakukan pengulangan pembersihan. “Dari Diskes Provinsi sejak kemarin turut membantu disinfektan karena itu kan banyak kotoran, kaporit, pembersih lantai, kantung mayat, obat-obat emergency. Tadi malam dari Kemenkes RI mengirimkan bantuan makanan tambahan biskuit untuk bayi dan ibu hamil,” katanya.

Alma juga mengatakan Menkes menurunkan tim gawat darurat dari crisis center-nya bekerjasama dengan Diskes Provinsi Jabar untuk melihat kebutuhan dan menilai mana yang harus diprioritaskan dan tidak prioritas. “Itu yang sudah kita lakukan, termasuk saat ini kita sedang mendata, kan dipisah kemarin mana (alat rumah sakit) yang masih bisa dipakai dan tidak, hari ini sedang diinventarisir karena ada yang nggak bisa dipakai karena lumpur, tapi tetap masih dicoba kalau dicuci apakah bisa berfungsi atau tidak,” katanya.

Wagub Ke Sumedang

Baca Juga:HUT ke-61, Satlantas Polres Cirebon Gelar Kegiatan Sederhana Penuh MaknaFamcira: Era Sunjaya Nambah 7.000 Honorer, Anggarannya Dari Mana?

Di hari sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meninjau ke posko pengungsian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Ciherang Kabupaten Sumedang, Rabu (21/09/16) petang. Sebanyak 640 pengungsi yang berasal dari Kecamatan Ciherang diungsikan ke Gor Tadjimalela. Persediaan makanan, kasur, selimut dan obat-obatan terlihat memadai untuk para pengungsi. Tim gabungan dari Basarnas, BNPB, Tagana, BPBD, Dinas Sosial, TNI dan Polri juga proaktif membantu korban longsor.

Wagub pun menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga berupa tambahan selimut, makanan dan pakaian yang berasal dari Kemensos dan BNPB. “Bantuan dari kita sedang dalam perjalanan Insya Allah mencukupi, yang jelas sekarang kebutuhan mendasar dulu jangan sampai kelaparan, sakit, nggak bisa buang air, tidur ya,” ujar Wagub di sela tinjauannya. Wagub meminta agar warga yang terdampak bencana longsor dapat direlokasi ke tempat yang lebih aman. Tempat tinggal dan sarana umum yang tertimbun longsor yang  menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan puluhan luka-luka ini berada persis di lereng bukit jalur Cadas Pangeran. Truk bertonase tinggi melebihi kapasitas muatan ditambah curah hujan yang tinggi juga menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor. Ia pun telah berkoordinasi dengan Bupati Sumedang agar segera merelokasi warga.

0 Komentar