CIREBON – Tasab, warga Pasaleman, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, yang menjadi nasabah Bank Mandiri Cabang Ciledug – Cirebon mengaku uang dalam tabungannya hilang sendiri sejumlah Rp 12 juta rupiah. Padahal Ia merasa tidak melakukan transaksi pembelian apapun. Ia pun menuntut Bank Mandiri bertanggung jawab agar uang miliknya kembali utuh.
Kepada Jabarapublisher.com, Ia pun mengungkapkan kronologis kejadiannya. “Awalnya sehari sebelum kejadian tersebut saya mengabil uang ke ATM 300 ribu. Pas saya mau ambil uang lagi ke Atm Mandiri kartu ATM saya ditolak dan tidak bisa melakukan trnssaksi. Lalu saya coba ke ATM mandiri lainnya dan mencoba untuk melakukan mengambil uang, ternyata kartu ATM tersebut tetap tidak bisa untuk melakukan transaksi.
Ia menjelaskan, sudah tiga kali Ia mencoba ATM yang berbeda. Lalu pada Tanggal 19 Mei 2016 Ia pergi ke Bank Mandiri Cabang Ciledug untuk menayakan masalah ini dengan membawa buku rekening untuk diprint. Hasil print out tanggal 19 Mei dalam sehari ternyata ada yang melakukan transaski online sebanyak 12 kali transaksi. “Boro-boro saya ngerti yang namanya transaksi online. Kata pak Angga Maulana Yusuf selaku Costumer Service Bank Mandiri Cabang Ciledug saya diminta membuat surat peranyataan ke Polsek setempat untuk melengkapi persyratan agar uang bisa dikembalikan dari pihak Bank Mandiri Cabang Ciledug. Isi dari surat itu menyatakan bahawa saya tidak merasa melakukan transaksi online,” jelasnya.
Baca Juga:Buntut Protes Warga Gembongan, Satpol PP Hentikan Pembangunan Tower BodongMeski Tak Ada Venue di Kabupaten Cirebon, Bupati Sunjaya Siap Sukseskan PON XIX
Di kemudian hari, Tasab mempertanyakan lagi tindak lanjut masalah itu kepada pihak Bank Mandiri Cabang Ciledug. Ia pun ingin bertemu dengan Kepala Cabangnya agar mendapat jawaban yang pasti. “Tapi Kepala Cabang susah ditemui. Setiap saya Ke Bank Mandiri Cabang Ciledug kata Pak Angga selaku Costumer Service Kepala Cabangnya sedang keluar,” keluhnya.
Masih dikatakan Tasab, Ia merasa keberatan karena tidak merasa melakukan transaksi online dan keukeuh meminta pihak bank agar bertanggung ajwab. “Pihak bank ya harus tanggung jawab, masa sudah 3 bulan uang saya belum juga dikembalikan. Saya sih tidak tahu menau, akhirnya uang sisa yang ada ditabuangan saya ambil semua takut nanti hilang lagi,” tegas Tasab.
