Wagub pun berharap hasil-hasil kolaborasi ini nantinya bisa semakin memperkaya event-event pariwisata dalam negeri, sehingga menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Cirebon khususnya dan Jawa Barat. Dengan begitu bisa berdampak pada pariwisata, menambah pendapatan daerah, dan perekonomian masyarakat.
“Sekarang ini kita sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean. Dalam persaingan itulah di era persaingan ekonomi dan industri kreatif saat ini nilai seni dan budaya merupakan salah satu kekuatan kita dalam menghadapi persaingan global di Asean,” papar Wagub.
Sama dengan tahun sebelumnya, Gotrasawala sekarang pun akan menghadirkan seminar agung. Namun, yang berbeda tahun ini akan ada narasumber yakni Novelis, Arkeolog, dan Sejarawan yang akan mengangkat topik mengenai kerajaan tertua di nusantara, yakni Kerajaan Tarumanagara, serta menghadirkan 50 wakil raja dan sultan dari seluruh Nusantara, sehingga diharapkan bisa semakin memperkuat persatuan dan jati diri bangsa. Selain itu, ada juga Folk Festival yang akan menampilkan beragam penampilan seni-budaya masyarakat pesisir Jawa Barat, yang dirangkaikan dengan kegiatan pasar murah bertajuk JakCloth. (jay/rls)
Berikut ringkasan Jadwal WJCPA Festival Gotrasawala 2016:
Baca Juga:Kader Ngamuk, Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi HancurPembunuh Wanita Hamil di Jatiragas Ketangkap, Rumor: Punya Ilmu Halimun
- 12 Agustus 2016 OPENING NIGHT di Keraton Kasepuhan Cirebon dan Goa Sunyaragi:
- Welcome dinner,
- Bedaya Pakungwati Sacred Dance,
- Krakatau Ethno (Dwiki Darmawan).
- 12 – 14 Agustus 2016 FOLK FESTIVAL di Goa Sunyaragi:
- Coastal Culinary & Craft,
- Street Performance,
- JackLoth.
13 Agustus 2016 PERFORMING ARTS di Gedung Nyimas Rarasantang:
Tjaruban Inc. Theater Company.
- 13 – 14 Agustus 2016 SEMINAR di Keraton Kasepuhan Cirebon dan Zamrud Hotel:
- Book Launch: Tarumanagara, The Forgotten Kingdom,
- Contemporary Arts in Coastal West Java.
