Gotrasawala 2016 di Cirebon, akan Hadirkan Kolaborasi Unik ini

Gotrasawala 2016 di Cirebon, akan Hadirkan Kolaborasi Unik ini
0 Komentar

Di bidang musik, bekerja sama dengan para seniman STSI, Ana Alcaide telah menelurkan sebuah album yang sukses menduduki tangga lagu dunia, atau ‘World Music’ di Eropa. Pada akhir 2015, album bertajuk ‘The Tales of Pangae’ dinobatkan sebagai album terbaik ke-27 diantara ribuan album ‘World Music’ yang beredar di seluruh dunia. Alhasil grup bernama Gotrasawala Ensemble & Ana Alcaide kerap diundang tampil di panggung dunia. Contohnya, Sharq Taronalari di Samarkand, Uzbekistan, hingga panggung International Sori Festival di Jeonju, Korea.

Sementara tahun ini, Gotrasawala akan mencoba memadukan para pemusik Cirebon dengan maestro Kora (alat musik tradisional Afrika), dari Senegal, Vieux Cissokho, juga seorang penyanyi kelas dunia Maryama Kouyate. “Ada kolaborasi yang kita lakukan, kita lihat potensinya disana. Saya kira untuk kepariwisataan juga harusnya secara bertahap bisa berkembang. Kita kan memang harus menyiapkan event- event apa yang menarik perhatian bagi wisatawan. Itulah dampak kepariwisataan yang diharapkan,” tutur Deddy.

Adapun panggung Folk Festival, yang juga merupakan bagian, atau rangkaian kegiatan Gotrasawala, akan menampilkan  banyak penampilan seni yang melekat pada kehidupan masyarakat pesisir Jawa Barat. Tak sampai disitu, Folk Festival akan juga dirangkaikan dengan kegiatan pasar murah bertajuk JakCloth. Direktur Gotrasawala Franky Raden menuturkan, pada kegiatan seminar Gotrasawala, akan mengangkat topic Kerajaan Tarumanagara. Akan dikupas dari sudut pendang seorang Novelis Okki Judanagara, Arkeolog Prof. Hasan Djafar, dan Sejarawan Dr. Yosef Djakababa.

Baca Juga:Gubernur Bakal Terima Anugerah Budhipura dari Menteri Ristekdikti  Warga Keturunan Belanda Ikrar Mualaf di Masjid At Taqwa

“Khusus untuk seminar yang bertopik Kerajaan Tarumanagara ini, kami akan menghadirkan 50 wakil raja-raja dari seluruh Nusantara untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam seminar,” kata Franky. Sedangkan topik terkait berbagai masalah seni pesisir kontemporer di wilayah Jawa Barat, akan hadir sebagai pembicara Dr. Jakob Soemardja, Embie C. Noer, dan Nurdin M. Nur. Khusus mengenai prospek kesenian Cirebon di dunia internasional, akan turut berbicara Dr. Eric North, dari USA, berbekal pengalamannya menekuni dan mempromosikan gamelan Cirebon di Amerika. (rls/jay)

0 Komentar