PURWAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) ngarep Dedi Mulyadi bisa bersanding dengan kadernya yang merupakan artis juga anggota DPR, Dessy Ratnasari di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018. Sampai-sampai, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, membawa pemeran Nyi Iteung itu ke Purwakarta, beberapa hari lalu. Lantas, apa jawaban Dedi Mulyadi atas “perjodohan” PAN ini?
Orang nomor satu di Pemkab Purwakarta dan Partai Golkar Jabar ini malah santai menjawab,”Saya belum mau! Saya belum berpikir untuk maju menjadi bakal calon Gubernur di Pilgub Jabar 2018 nanti.”
Meski dalam hal ini Dedi Mulyadi sudah ramai digadang-gadang akan maju di Pilgub Jabar dan banyak partai besar mendorongnya, namun pemimpin yang khas dengan ikat kepalanya itu keukeuh mengaku belum mau bicara soal Pilgub Jabar.
Baca Juga:Dilarang Pacaran, Siswi Kelas 2 SMP ini Kabur dari Rumahnya2 Warga Gebang Dibohongi Lembaga Kursus, Bayar Rp20 Juta Tak Juga Terbang ke Korea
“Saya masih ingin fokus menyelesaikan tugas sebagai Bupati Purwakarta yang baru akan berakhir pada 2017 mendatang. Masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan di Purwakarta. Makanya saya belum kepikiran untuk maju di Pilgub Jabar. Saya fokus dulu menyelesaikan tugas saya sebagai bupati,” kata Dedi, Selasa (10/5/2016).
Sekedar mengulas, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi “dijodohkan” dengan artis Desy Ratnasari. Yang menjodohkannya, adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan. “Perjodohan” dilakukan di Gedung Bale Citra Resmi (BCR) Purwakarta, dalam acara Safari Kebangsaan, Kamis (5/5/2016).
Dari penjodohan itu, terlihat kalau Zulkifli Hasan sangat berharap, orang nomor satu di Pemkab Purwakarta dan DPD Golkar Jabar itu mau menerima Desy Ratnasari sebagai pasangannya menuju puncak tahta di Gedung Sate.
“Ini cocok Bupati kita (Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi) ini pimpin Jabar. Pak Bupati sama Desy cocok kayanya,” celetuk Zulkifli yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan.
Saat itu, Desy yang merupakan anggota DPR dari PAN, datang terlambat ke acara, karena terjebak macet saat menuju Kabupaten Purwakarta karena berbarengan dengan long weekend. Sontak kedatangan Desy pun membuat acara sempat terhenti karena perhatian peserta dan juga tamu di dalam Gedung BCR tertuju pada kedatangan wanita kelahiran 12 Desember 1973 itu.
