KABAR gembira datang dari para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Saudi Arabia. Belum lama ini,
mereka sudah menorehkan prestasi gemilang dalam bidang olahraga sepak bola melalui even “Damam
Cup” 2016. Di luar dugaan kita, selain bekerja sebagai pahlawan devisa mereka juga bisa berkarya
di negeri orang.
Ini merupakan kabar baik ditengah carut marutnya negara kita tercinta Indonesia, yang sampai
kini masih berkutat dengan masalah korupsi, ekonomi, dan masalah pelik lainnya. Bagaimana tidak,
selain bekerja sebagai sopir dan karyawan pabrik pada umumnya, para TKI ini juga sempat
mengikuti kegiatan-kegiatan positif di luar jam kerja untuk menghilangkan kejenuhan, terlebih jika kegiatan tersebut berbuah prestasi.
Even Damam Cup merupakan ajang turnamen sepak bola yang digelar setiap tahun di Arab Saudi yang diikuti oleh semua TKI di sana. Even tersebut boleh dibilang even besar, pasalnya turut didukung oleh sejumlah sponsor ternama, baik dari Arab sendiri juga produk Indonesia yang ada di sana, seperti Kantor Pos Saudi, Western Union, Indomie. Selain itu, Damam Cup juga didukung penuh oleh pihak Kantor Berita Republik Indonesia (KBRI).
Baca Juga:Kenali Pasar Modern, Disperindag Kab Cirebon Study Banding ke TangselDiduga Korban Malpraktik, Kaki Bayi 36 Hari Membusuk
Diketahui, ada 20 club sepak bola asal Indonesia yang mengikuti turnamen tersebut sejak tanggal
5 Februari 2016 (Babak penyisihan) sampai dengan babak final Jumat, 29 April 2016. Para TKI
yang ikut memeriahkan acara tersebut diantaranya berasal dari Cirebon, Tegal, Indramayu, Brebes,
dan kota-kota lainnya di pulau Jawa.
Salah seorang peserta turnamen sepak bola Damam Cup, Riyan, mengaku bersyukur bisa mengikuti
acara tahunan itu atas izin perusahaannya. Terlebih, timnya yang bernama “Dahlan FC” berhasil
menjadi juara. Adapun di posisi kedua diraih oleh “Fauziah FC” dengan skor akhir 1-0 usai
ditumbangkan Dahlan FC.
“Masing-masing mereka (peserta-red) diizinkan pihak perusahaan untuk mengikuti kegiatan ini.
Tentu kami senang, apalagi hadiahnya sangat fantastis yaitu sebanyak 3.500 real, kalau
dirupiahkan nyampe Rp 8.750.000,” terangnya saat diwawancarai Jabar Publisher secara online.
