Salah satu pedagang, Hj. Ella menegaskan bahwa tidak ada satupun orang yang memberikan suntikan dana untuk menggelar demonstrasi menolak pemerintah daerah. “Baik itu H. Mustofa maupun Gotas tidak memberikan uang. Ini murni dari urunan pedagang, silahkan pemerintah buktikan kalau ada unsur politis disebelah mananya,” terangnya.
Justru pada saat yang melakukan demonstrasi ormas yang mengatasnamakan pedagang itu yang ada unsure politisnya. Karena jelas-jelas tidak ada satupun pedagang yang ikut, kemudian orang yang bernama Roni yang mengatasnamakan pedagang. Merupakan bukan pedagang Pasar Sumber. “Roni itu orang Astanajapura dan bukan pedagang sini (pasar Sumber.red). Kok dia berani mengatasnamakan 750 pedagang, yang bikin sakit lagi Disperindag menjanjikan akan mengusahakan dengan dewan,” ungkapnya.
Adapun, lanjut Ella sejumlah bendera ormas dan parpol pada saat aksi pedagang terakhir. Itu karena mereka simpatik dan merasa peduli terhadap pedagang. “Kami tidak minta mereka ikut, bisa tanyakan, mereka itu ikut sendiri. Nah yang mengaku kader PDI Perjuangan saat audiensi kami juga tidak tahu, itu bukan perwakilan dan juga pedagang. Kami sangat berharti-hati karena banyak kepentingan,” paparnya didampingi sejumlah pedagang. (gfr)
