KASUS penghinaan Pancasila yang dilakukan Surkianih (25) alias Zaskia Shinta alias Zaskia Gotik, kini meredup. Pedangdut lulusan SD itu seolah tak tersentuh hukum, meski banyak pelecehan atas lambang negara yang dilakukannya sangat berat, menyebut lambang sila ke-5 Pancasila Bebek Nungging. Ironisnya, kekasih putra mantan anggota DPR itu diangkat sebagai Duta Pancasila oleh Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di MPR menjadikan si Goyang Itik sebagai Duta Pancasila, berdalih karena ingin menghukum dengan cara mendidik. “Inti menghukum itu mendidik. Kalau orang bersalah dibuat lebih baik, mengapa tidak? Dia mau berubah, mau belajar, serta kami ingin memberikan perspektif pada bangsa bahwa menhukum itu dengan cara mendidik,” ujar Ketua Fraksi PKB di MPR, Abdul Kadir Karding, beberapa waktu lalu.
Meski demikian, penobatan ini mendapat reaksi beragam. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menilai pedangdut Zaskia Gotik tidak pantas dinobatkan menjadi Duta Pancasila setelah tersandung kasus dugaan penghinaan lambang negara.
Baca Juga:Pengembangan OTT dan Kasus BPJS Subang, KPK Geledah Dua Rumah Mewah ElitaGubernur Aher Buka Musrenbang Jabar 2017
Ryamizard mengatakan, masyarakat sangat pantas kecewa dan menolak penobatan itu, karena memang Zaskia dinilai sebagai orang yang tidak paham tentang arti Pancasila. Ryamizard mengibaratkan Zaskia sebagai seorang pasien yang membutuhkan perawatan untuk disembuhkan. Karena ibarat itulah, Ryamizard menilai pedangdut seksi itu tak layak jadi Duta Pancasila.
“Dia itu (Zaskia), bukan dokter (mengajari), marahlah orang. Bukan begitu (diangkat jadi duta Pancasila). Dia itu pasien. Kita sebagai dokter, kita sembuhin, bukan dia yang jadi dokter,” ujar Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 13 April 2016.
Menurut mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu, harusnya wanita yang akrab disapa Eneng tersebut bukan menjadi Duta Pancasila, tapi melainkan harusnya banyak belajar lagi tentang Pancasila.
“Dia harus belajar Pancasila lagi, kan dia minta maaf. Ya dia sebagai pasien belajar Pancasila, dia kan tidak mengerti, dia menyadari itu. Kita sebagai dokter kasih terapi, terapi apa? yaitu mengajari. Bukan dia yang jadi dokter,” kata Ryamizard.
Reaksi atas penobatan tersebut juga dilontarkan seorang artis Artis Leony Vitria Hartanti. Melalui akunnya pada Instagram @leonyvh, Jumat (8/4/2016), menulis sebuah ironi penunjukan mantan pacar Vicky Prasetyo ini.
