Menurut Dirmanto, kini satu orang lagi masih diburu polisi. Para pelaku sudah mereka tangkap, tambah Dirmanto, bermula dari operasi dipimpin Kapolsek Padang Ulak Tanding didampingi penjabat Kades Kasie Kasubun, Aji Kelas.
Pada Jumat (8/4), sekitar pukul 15.30 WIB, polisi berhasil membekuk tiga tersangka, yakni Dedi Indra Muda alias Edit (19), Tomi Wijaya (19) alias Tobi, dan D alias J (17), yang semuanya warga Dusun IV, Desa Kasie Kasubun.
Selanjutnya dari keterangan tiga tersangka ini, ujar Dirmanto, petugas mengantongi nama-nama pelaku lainnya. Pada Sabtu (9/4), sekitar pukul 03.00 WIB, sembilan pelaku lainnya dibekuk. Yakni Suket (19), Bobi (20), Faisal alias Pis (19), Zainal (23), Febriansyah Saputra (18), Sulaimansyah (18), A (17).
Baca Juga:Gila! Masuk ke Desa ini, Anda dan Semua Orang Wajib TelanjangTentara Filipina “Dibasmi” Kelompok Abu Sayyaf, Pasukan Elit TNI Siaga 1
Sedangkan S (16) dan EG (16) masih berstatus pelajar sekaligus kakak kelas korban, di SMPN 5 Padang Ulak Tanding. Para pelaku berasal dari Dusun V Desa Kasie Kasubun, dan rata-rata tidak bersekolah lagi.
“Dari kesembilan tersangka hasil pengembangan ini, diketahui dua orang masih berstatus pelajar dan merupakan kakak kelas korban. Ironisnya lagi, dalam kasus ini para pelaku yang ditangkap ini sebelumnya ikut melakukan pencarian terhadap korban, kemudian ikut menggali kubur, dan proses persedekahan di rumah korban,” tutup Dirmanto. (bay)
