Upaya Kemlu ini sesuai dengan perintah Presiden Jokowi. Seperti diketahui, Presiden memerintahkan mengedepankan diplomasi.
Terlepas dari upaya diplomasi, pemerintah Filipina rupanya melakukan operasi militer di Basilan, Filipina Selatan. Seorang juru bicara pihak militer Filipina Mayor Filemon Tan mengatakan, ada 18 tentara dan lima teroris Abu Sayyaf yang tewas. Empat di antara tentara yang tewas dipenggal oleh kelompok ekstrim tersebut. (bay)
