MEMILIKI mobil idaman, berarti anda juga harus siap dengan resiko dan perawatannya. Termasuk jika bodi mobil anda mengalami lecet atau penyok karena benturan. Mau dibiarkan, anda pasti risih setiap kali melihat atau mengendarainya bukan?
Nah, peluang inilah yang tengah dibidik Diky, Owner “Medi Bodi Repair Cirebon” di Jalan Kalitanjung, Gang Pangeran Grenjeng No 108, Cirebon. Berawal dari usaha yang dirintis sang ayah tahun 1986, Ia kini bertekad melanjutkan dan mengembangkan bisnis tersebut. Tentunya dengan bekal pengalaman auto painting yang mumpuni.
“Almarhum bapak sudah menggeluti jasa pengecatan mobil ini sejak tahun 1977 di sebuah brand mobil ternama asal Jepang. Lalu di tahun 1986 ngebuka usaha sendiri. Bengkel bapak ini boleh dibilang bengkel non autorace pertama yang menggunakan sistem oven di Cirebon saat itu,” ujar Diky kepada Jabar Publisher, Rabu (16/3). Medi Bodi Repair buka pukul 08:00 – 17:00, hari Senin – Sabtu dan tutup pada hari Minggu/hari libur nasional.
Baca Juga:Kasus Oknum Brimob Bekasi yang Tembak Isterinya Hingga Tewas, Dianggap TuntasAntisipasi Puso di 3 Kabupaten, BBWSCC akan Memodernisasi Jaringan Irigasi
Adapun jasa perbaikan bodi mobil di bengkelnya meliputi, pengecatan bodi dengan tingkat kerusakan ringan, sedang, hingga parah; memperbaiki bodi mobil yang lecet, penyok, sampai ringsek. “Kami menerima perbaikan mobil yang ringsek dengan kondisi 50% hingga mulus kembali. Ada pula jasa salon mobil, agar mobil anda lebih kinclong seperti baru,” ujar Diky.
Ada beberapa keunggulan yang ditawarkan Medi Bodi Repair. Selain dikerjakan oleh tangan-tangan yang sarat pengalaman, kualitas bahan yang digunakan juga bersaing. “Kualitas bahannya bisa kita pertanggungjawabkan dengan jaminan garansi selama 6 bulan. Soal harga bisa nego dan kita jamin tidak semahal bengkel-bengkel resmi,” terang Diky.
Dengan jaminan kualitas yang diberikan itulah, Medi Bodi Repair kini sudah banyak digandeng oleh perusahaan asuransi kendaraan juga jasa rental mobil berskala nasional. Berbicara konsumen, banyak pelanggannya yang datang dari luar kota seperti Pekalongan, Jakarta, Bandung, Tegal, Purwokerto dan pastinya di wilayah III Cirebon.
