Terkait hal tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, bahwa untuk memakmurkan masyarakat melalui pariwisata, juga perlu pemberdayaan. Masyarakat harus dibekali pengetahuan tentang kepariwisataan, agar peluang dengan segala potensi yang dimiliki, tak justru dimanfaatkan ‘orang lain.’
“Tenaga manusianya, SDM di bidang kepariwisataan. Daerah – daerah yang ingin kita kembangkan jadi daerah pariwisata bagaimana masyarakatnya kita berikan pemberdayaan. Misalkan pengetahuan tentang kepariwisataan, jangan sampai pelakunya justru dari luar. Karna mestinya pelaku utama pariwisata adalah masyarakat setempat,” ujar Deddy.
Selain itu, tentunya promosi yang baik adalah hal yang juga penting. Mempromosikan obyek Pariwisata perlu sentuhan kreatif. Dengan pengelolaan destinasinya yang juga dikemas dengan cara yang kreatif pula. Hal ini akan menarik para pengunjung untuk berkunjung ke Objek Wisata.
Baca Juga:Komunikasi Daris ke Golkar Agak TersendatSudah Makan 4 Jiwa, Satpol PP Kab Cirebon Geber Razia Miras
Juga tak kalah penting, infrastruktur penunjang aksesbilitas suatu daerah Pariwisata perlu perhatian secara khusus. Agar para penikmat wisata, tak segan, dan tak ragu untuk mengunjungi objek wisata yang ada.
“Makanya pelatihan – pelatihan, Bimbingan Teknis (Bimtek) segala macam kita lakukan. Seperti sekarang Ciletuhkan, sudah banyak pelatihan – pelatihan, pertemuan – pertemuan untuk pemberdayaan masyarakatnya. Itu harus dilakukan,” katanya.
“Bagaimana promosinya juga tentu, UMKM-nya, kemudian juga potensi lokalnya dikembangkan. Jadi berbagai hal mesti dilakukan untuk pemberdayaan masyarakat, keterampilan,” tutup Deddy. (dov/adv)
