Guru Honorer Ditangkap Polisi, Gara – Gara SMS ke Menteri Yuddy

Guru Honorer Ditangkap Polisi, Gara - Gara SMS ke Menteri Yuddy
0 Komentar

Andi menjelaskan, Mashudi mengirim SMS sebanyak 20 kali kepada Yuddy namun tak digubris, hingga akhirnya kembali mengirim SMS yang ke-21 kali dan dijawab oleh staf khusus Yuddy.

SMS balasan yang diterima Mashudi dari staf khusus tersebut dinilai memancing Mashudi untuk melemparkan kata-kata kasar. Mashudi dituduh sebagai calo PNS dalam balasan SMS-nya.

“Ini yang memancing emosi Mashudi. Ia kemudian ditangkap dengan tuduhan pencemaran nama baik oleh Polda Metro Jaya, yang dilaporkan oleh staf khusus ini,” jelas Andi.

Baca Juga:Usai Nabrak Taxi dan Motor, Anak Rano Karno Kabur saat akan Ditest Urine3 Tamu yang Tertimbun Longsor di Hotel Club Bali Cipanas, Dipastikan Tewas

Andi kembali menerangkan, Mashudi yang setiap bulannya hanya diupah Rp350 ribu ditangkap oleh anggota Polda Metro Jaya di Brebes. Menurut Andi, penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya dinilai tidak masuk akal dan sebagai bentuk kriminalisasi.

“Mashudi ditangkap Polda (Metro Jaya) di Brebes, dijemput dari Jakarta cuma untuk menangkap guru honorer yang ngirim SMS ke menteri kan enggak masuk akal,” katanya. (bay)

 

0 Komentar