Pengakuan pelaku begal HA (25) warga asal Kabupaten Karawang, Kecamatan Loji, Desa Nambo, dirinya mengaku bahwa sudah melakukan aksinya beberapa kali di Kabupaten Bekasi, dan sudah 20 orang yang sudah menjadi korban dalam aksinya selama ini.
Dalam aksinya ia mengaku sebanyak 14 kali diwilayah Kabupaten Bekasi sedangkan 6 aksinya dilakukan di Kabupaten Karawang, kebanyakan diwilayah Kabupaten Bekasi dilakukan dijembatan Cibatu, Cikarang Timur.
“16 kali di Cikarang, 4 di karawang, mas, dan kebanyak barang yang didapatkan saya jual di Karawang, di Sungai Buntu,” akuinya, Jum’at (4/3/2016) di Mapolsresta Bekasi.
Baca Juga:Antisipasi Masalah Keamanan, Kapolda Jabar Beri Arahan PB PON XIXGuntoro: Persiapan Venue PON dan Akses Jalan Sudah Beres
Lanjut dia, menjelaskan barang hasil yang dia dapatkan dijual diwilayah Karawang, sedangkan untuk masalah harga ia mengaku bahwa harga dilihat dari kendaraan sepeda motor yang didapatkan dengan kedaan utuh atau tidak ada goresan.
“Untuk harga relatif kisaran Rp2 juta sampai Rp3 juta, akan tetapi kabanyakan dari yang minta kendaraan tidak ada goresan, jadi bila terlihat goresan harganya jadi murah mas,” ungkapnya.
Ia mengaku bila selama ini aksinya dilakukan pada malam hari, bagimana situasi lokasi yang akan dijadikan targetnya, dan pelakupun tidak segan melakukan tindakan pembacokan kepada korbannya baik yang melawan ataupun tidak sama sekali.
“Biasanya malam, jam 11 sampai jam 3 pagi mas, dengan menggunkan cerulit agar pelaku tidak bisa teriak dan tidak mengejar,” tutupnya. (iar)
