Aher Targetkan CSR Tahun ini Tembus Rp 150 Milyar

Aher Targetkan CSR Tahun ini Tembus Rp 150 Milyar
1 Komentar

Jawa Barat pun  memiliki jumlah perusahaan sebanyak 6.052 dari 24 golongan industri tersebar di Jawa Barat, baik yang berbasis kawasan industri maupun non kawasan industri. Maka investasi di dunia usaha menjadi penting bagi pembangunan di Jawa Barat.

Melalui praktik investasi dan bisnis yang bertanggung jawab sosial, sebuah perusahaan akan berorientasi manfaat baik secara ekonomi, sosial maupun lingkungannya. Inilah yang kemudian sesuai dengan konsep ‘Jabar Masagi’.

DSC_8825Adalah transformasi dari triple hellix ‘segitiga – ABG (Academician, Business and Government), dengan mengembangkan pola kemitraan CSR sebagai sebuah investasi sosial dari dunia usaha untuk berpartisipasi dalam pembangunan Jawa Barat. kemudian ditetapkanlah empat pilar utama pembangunan, yakni Academician, Business, Community, and Government (ABCG) dan satu simpul laws and regulation dengan stakeholders pattern ABCG ini.

Baca Juga:Petani Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Sungai CikidangBuntut Pengeroyokan Daeng Wahidin, PPMI Laporkan Oknum Polisi Bekasi ke Komnas HAM

Maka ‘Peresmian Bersama Proyek-Proyek CSR-PKBL Jawa Barat Tahun 2015’ dapat pula dianggap sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan Pemprov Jabar, kepada perusahaan yang telah berkontribusi dan berhasil  menjalankan program kegiatan CSR/PKBL-nya, serta telah bersinergi dengan program-program pemerintah  daerah, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat.

Tahun ini, Aher menyatakan, dana CSR yang sudah terhimpun dan akan disalurkan melalui berbagai programnya adalah sebanyak Rp 100,5 Miliar, yang berasal dari 55 perusahaan. Targetnya, dana CSR terkumpul tahun ini mencapai Rp 150 miliar.

“Tentu targetnya sebanyak – banyaknya ya, kita kan mengkoordinatori kegiatan mereka. kita terus berkoordinasi dengan mereka, yang melaksanakan CSR di tahun 2016 ini ada 77 perusahaan, yang sudah terlaporkan 55 perusahaan yang nilainya Rp 100,5 miliar. Jadi masih ada lagi perusahaan yang belum laporan, mudah mudahan sisanya itu mencapai setengahnya, sekitar 50an lagi. Jadi potensinya bisa sampai Rp 150 Miliar,” jelasnya. (jp/adv)

1 Komentar