Dalam Pilkada 2017 nanti, motivasi dirinya dari jalur independen ini karena dorongan dari teman-temannya yang memandang dia di buruh sudah waktunya mengurusi Kabupaten Bekasi. Sebab, selama ini Obon terfokus hanya mengurusi buruh saja.
“Bukan karena personal saya. Teman-teman memandang saya untuk tak hanya mengurusi buruh saja. Mereka menilai paham dengan pengalaman saya dengan komitmen berjuang dan situasi lapangan yang saya tahu makanya didorong untuk maju. Buruh itu adalah masalah terkecil. Masih banyak menurut rekan-rekan saya yang harus diselesaikan. Karena hal itu tekad rekan-rekan dan relawan akhirnya saya nyatakan ya untuk maju mencalonkan diri menjadi Cabup di Pilkada 2017 nanti. Sepanjang kita bergerak terstruktur dan sistematis, saya rasa bukan sesuatu yang mustahil (bisa menjadi pemenang di Pilkada nanti),” bebernya.
Yang pasti, sambung dia, dengan hal itu dirinya optimis bisa menjadi pemenang di Pilkada nanti. Sebab, berbagai persiapan seperti segi finansial dan administrasi persyaratan di jalur independen terus dilakukan.
“Yang pasti kalau finansial dari sisi pribadi saya itu persoalan. Tapi dengan dukungan dari teman-teman itu bukan masalah. Kalau soal lainnya administrasi dan konsep pembenahan sedang kita siapkan,” tandasnya.
Baca Juga:Ngumpul sambil Gelar Pesta Miras, Belasan Remaja Geng Motor Diringkus PolisiPengajuan NUPTK di Kabupaten Cirebon Lelet! Padahal sangat Dibutuhkan Para Guru
Dalam deklarasi ini turut hadir para tokoh buruh nasional lainnya. Seperti President FSPMI, Said Iqbal, President SPSI, Andi Nuwawea, Sejen KSPI, Muhamad Rusdi, dan lain sebagainya. Selain itu dalam deklarasi ini ditampilkan aksi teaterikal tentang berbagai kondisi kesulitan masyarakat Kabupaten Bekasi saat ini. (iar)
