Secara administrasi kewilayahan, lokalisasi Kalijodo berada di 2 kecamatan‎, yakni Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dan Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Informasi yang diperoleh mayoritas warga pendatang di Kalijodo berasal dari Jawa Barat. Tercatat ada 150 pekerja seks komersil dan pemandu lagu di lokalisasi tersebut. “Tapi kelihatannya kalau malam lebih ramai. Mungkin di sana bisa sampai 1.000 orang kalau hitungan kasarnya per kafe misalnya ada 20 orang,” ucap sumber yang enggan diungkap identitasnya itu.
Dia mengungkapkan, petugas di kawasan tersebut sulit mendata warga yang berada di lokalisasi Kalijodo. Apalagi banyak aparat setempat yang tidak berani mengulik kawasan yang dikenal dijaga sejumlah preman itu. “Mungkin karena banyak juga yang kerjanya di situ, tapi tinggalnya di tempat lain‎,” kata dia.
Suasana itu, bisa jadi sudah tidak akan lagi ditemukan. Rencana pembongkaran kawasan prostitusi itu sudah semakin matang. Langkah sosialiasasi pun langsung dilakukan oleh jajaran pemerintah Kota setempat. “Sosialisasi (pembongkaran Kalijodo) sudah dilakukan tadi pagi,” kata Sudin Kominfomas Jakarta Utara Christian di Kantor Camat Penjaringan, Jakarta, Minggu (14/2/2016).
Baca Juga:Naik Yamaha Aerox, Valentino Rossi Terobos Kemacetan Ibu KotaBoom!!! Pabrik Petasan di Indramayu Meledak, Seorang Pekerja Tewas
Selain melibatkan Pemprov DKI, sejumlah pihak turut diikutsertakan dalam sosialisasi ini. Termasuk Polsek dan Koramil setempat. “Sosialisasi dipimpin bapak Wali Kota, dan ditemani pihak Polsek dan Koramil,” kata dia. Christian menyatakan tak ada kendala dalam sosialisasi pembongkaran kawasan Kalijodo tersebut. Tidak ada perlawanan atau tindak kekerasan yang dilakukan warga setempat. “Itu berjalan lancar,” ujar Christian.
Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi sebelumnya menerbitkan surat pemberitahuan yang ditujukan kepada warga Jalan Kepanduan RW 05 kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, untuk segera mengosongkan tempat tinggalnya. Sebab, dalam waktu dekat kawasan itu akan segara ditata dan ditertibkan.
Surat bernomor 640/1.751 itu ditujukan kepada para pemilik bangunan, pemilik usaha atau tempat hiburan, dan para pekerja di lima RT di kawasan Kalijodo. Surat pemberitahuan pembongkaran Kalijodo tersebut mulai disosialisikan ke warga hari ini.
Tak hanya memanas soal Kalijodo, ketegangan juga merambat ke bisnis esek-esek di tempat lain. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau akrab disapa Haji Lulung angkat suara soal bisnis prostitusi besar di belahan Jakarta Utara lainnya. Politisi PPP ini menyebut ada praktik prostitusi di Alexis dan Malioboro. Dia pun menantang Ahok untuk menertibkan dua hotel dan spa yang berlokasi di Jakarta Utara tersebut.
