Ini Cara OJK untuk Memerangi Maraknya Investasi Ilegal di Cirebon

Ini Cara OJK untuk Memerangi Maraknya Investasi Ilegal di Cirebon
1 Komentar

KOTA CIREBON – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) punya cara untuk memerangi maraknya kegiatan investasi ilegal di Cirebon. Yakni, dengan gencar melakukan edukasi kepada masyarakat, soal inklusi dan literasi keuangan untuk memperkenalkan program Layanan Keuangan Tanpa Kantor (Laku Pandai).

Dengan program ini, OJK ingin perbankan bisa semakin menjangkau masyarakat di daerah terpencil, terluar dan perbatasan. “Laku Pandai merupakan kegiatan perbankan yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Kita mengajak mayarakat untuk menjadi agen Laku Pandai. Dan ini legal serta diawasi OJK,” ujar Kepala OJK Cirebon, Muhamad Lutfi, Minggu (14/2/2016).

Dikatakan Lutfi, tidak mudah mensukseskan program tersebut di Cirebon. Salah satu hambatannya, lanjut dia, adalah karena maraknya kegiatan investasi ilegal. “Hal ini yang membuat masyarakat resisten terhadap program Laku Pandai. Ini menjadi penghambat program ini,” lanjutnya.

Baca Juga:Honda Forza Siap Tantang Yamaha NMaxParah! Oknum Guru Pesantren di Tasikmalaya Gagahi Siswinya Tiap Usai Mengaji

Untuk itu, OJK sebagai lembaga yang mengatur, mengawasi, dan melindungi lembaga keuangan gencar melakukan sejumlah edukasi kepada masyarakat agar lebih mewaspadai terhadap kegiatan ilegal tersebut.

“Di Cirebon sedang marak investasi ilegal. Jadi banyak kecurigaan, berpengaruh ke pemasaran yang dilakukan agen Laku Pandai. Jadi ada resistensi dari warga, tapi kami tidak putus asa,” tambahnya.

Dengan adanya program Laku Pandai, jelas Lutfi, OJK ingin perbankan bisa semakin menjangkau masyarakat di daerah terpencil, terluar dan perbatasan dengan membuat Program Laku Pandai.

Layanan tanpa kantor tersebut bisa melayani masyarakat yang tinggal jauh dari bank secara online. Agen Laku Pandai ini bisa siapa saja mulai dari ibu rumah tangga, pedagang warung, agen pulsa, bidan, dan lainnya. (bay)

1 Komentar