JAKARTA – PT Pertamina (persero) berencana menurunkan harga pertamax. Itu dilakukan lantaran kompetitornya, seperti Shell, lebih dulu menurunkan bensin setara pertamax.
“Soal Pertamax lagi lihat perkembangan pasar karena reviewnya tiap 2 minggu sekali tapi ada arah kesitu (turun harga Pertamax),” jelas Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Dikatakan Wianda, pihaknya belum bisa memastikan kapan penurunan bensin oktan 92 itu bakal dilakukan, begitupun dengan besaran penurunan. Untuk itu, Pertamina bekal melihat harga keekonomiannya. “Yang jelas melihat harga pasar,” ujarnya.
Baca Juga:Seorang Anggota Geng Motor Dibekuk Polisi, Kedapatan Bawa Pedang dan CluritDiduga Terinspirasi Jessica, Seorang Buruh Perempuan Racuni Temannya Pakai Thiner
Sebelumnya, Malaysia telah menurunkan harga bensin pada awal Februari ini. Harga bensin oktan 95 atau setara pertamax plus turun 10 sen menjadi 1,75 ringgit per liter (setara Rp 5.600).
Bensin oktan 97 turun 20 sen menjadi 2,05 ringgit per liter (Rp 6.500), dan diesel atau solar menjadi 1,35 ringgit (Rp 4.320) dari sebelumnya 1,60 ringgit per liter (Rp 5.120). (bay)
