Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti sebelumnya mengungkapkan saat peristiwa terjadi, Hani sebagai sahabat panik, jadi ada beberapa hal yang perlu diingat. “Hani ini kan orang panik waktu itu, ya kita tanya mungkin dia tidak ingat waktu itu apakah dia mengingat lagi karena keterangannya ada yang berbeda waktu itu karena dia panik saat itu ya mungkin dia lupa, karena dia lupa ya kami ingatkan kembali,” kata Krishna.
Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya memperlihatkan rekaman CCTV kepada Hani yang membuat Hani memberikan informasi penting. “Ya dia mengingat sesuatu yang setelah kita tunjukkan CCTV, dia mengingat sesuatu, dan kemudian dibuat berita acara lanjutan,” jelas Krishna.
Menurut Krishna, informasi yang diberikan Hani berkaitan rangkaian kejadian yang terekam CCTV itu sangat membantu penyidikan polisi. “Ini pasti penting,” ucapnya tanpa mau menyebut informasi apa yang dianggap penting itu.
Baca Juga:Kampung Baros Diserang Gerombolan Kera dari Gunung ArcaNih Dia Penampakan Penggerebekan Penjual Miras di Tasikmalaya
Sementara Krishna mengungkap bahwa Hani diperiksa untuk dimintai keterangan tambahan. Hanya saja Krishna enggan membeberkan materi pemeriksaan apa saja yang ditanyakan penyidik kepada Hani. (dtc/bay)
