Jelang Hari Ibu, P2TP2A Jabar “Ulin Jeung Barudak”

Jelang Hari Ibu, P2TP2A Jabar "Ulin Jeung Barudak"
0 Komentar

Mengembalikan kehangatan keluarga sebagai bagian terkecil dari masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan kemajuan peradaban bangsa. Inilah yang menjadi ide dari acara ini.

“Keluarga menjadi awal bagi penanaman nilai dan budaya dari orang tua ke anak. Ada 8 fungsi keluarga yang apabila dipenuhi dapat membentuk generasi yang unggul. Delapan fungsi tersebut adalah fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan fungsi lingkungan,” papar Netty.

Fakta bahwa nilai-nilai keluarga mulai renggang di masyarakat terpotret dari kasus-kasus yang ditangani Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat. Maraknya kasus yang diungkap media menghentakkan kesadaran bahwa pelaku kekerasan bukan semata orang yang tidak memiliki hubungan dengan sang anak, namun pula orang-orang dekat mereka.

Baca Juga:Sepanjang Tahun, Terjadi 240 Kasus Kekerasan Terhadap Anak di JabarNetty Heryawan Menganyam Bersama 500 Anak

Sejak tahun 2010 P2TP2A Provinsi Jawa Barat telah menangani kasus-kasus kekerasan pada anak yang terjadi di Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Bandung. Kecenderungan kasus kekerasan pada anak yang ditangani oleh P2TP2A Provinsi Jawa Barat semakin meningkat.

Dijelaskan Netty, pada acara ini akan pula digelar dongeng anak, seminar tentang pengasuhan bagi orang tua, ragam gerai informasi dan konsultasi tentang Ibu & Anak berupa stand informasi dan penerangan tentang Anti Kekerasan dan Konsultasi untuk Ibu. Seluruhnya didukung stand dari P2TP2A, BP3AKB (Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana), dan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Provinsi Jawa Barat.

“Akan ada juga ragam gerai keterampilan berisi aneka ketrampilan praktis di mana anak dapat melihat demo ketrampilan dan belajar memperagakannya yang didukung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat,” pungkas Netty. (dov/jbp)

0 Komentar