CIREBON – KedatanganĀ Satgas Waspada Invetasi dari Otoriter Jasa Keuangan (OJK) ke kantor pusat PT. Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) di Pilang, Cirebon, Selasa (24/11/2015), menyisakan pertanyaan. Pasalnya, selain datang secara mendadak, juga dibarengi dengan anggota dari Mabes Polri. Jika sekedar silaturahmi, seperti yang dikatakan Legal PT CSI, Darmaji, mana mungkin kedatangannya membuat panik jajaran direksi perusahaan tersebut. Sementara itu, usai “kunjungannya” itu, Satgas OJK mengunci mulutnya dan langsung masuk mobil, terus cabut.
Dihubungi secara terpisah,Ā Ketua OJK Cirebon, Muhamad Lutfi mengatakan, kedatangan timnya bersama dengan personil Mabes Polri ke kantor pusat CSI adalahĀ hanya sekedar upaya konfirmasi terkait banyaknya laporan warga yang merasa dirugikan oleh CSI.
āJadi bukan penggerebekan. Sejauh ini keterangan yang berhasil dihimpun, Mabes Polri hanya sekedar konfirmasi soal investasi yang merugikan,ā ucap Lutfi.
Baca Juga:Buron Setahun, Pelaku Perkosaan Siswi SMP di Cirebon DibekukSadis! Usai Diperkosa, Siswi MTs Dihantam 3 Kali Pakai Batu Hingga Tewas
Dikatan Lutfi, dirinya juga belum seluruhnya mengetahui soal adanya laporan masyarakat yang dirugikan oleh CSI. āSecepatnya kami akan menindaklanjuti hal ini. Untuk sementara hanya ini yang bisa kami sampaikan,ā katanya.
Dari pantauan Jabar Publisher di kantor CSI, petugas Satgas OJK bersama anggota Mabes Polri melakukan pertemuan tertutup di salah satu ruangan di kantor tersebut. Sementara para petugas keamanan serta staf di kantor itu terlihat panik. Tak hanya itu, kedatangan satgas dari OJK dan Mabes Polri, juga didampingi oleh sejumlah personil kepolisian dari Cirebon. Tampak juga petugas berpakaian TNI yang ikut dalam rombongan.
“Katanya sih ada penggeledahan. Tapi gak tau juga ya. Soalnya tadi saya dengar dari staf CSI,” ujar salah seorang warga yang tinggal dekat kantor CSI.
Namun, pernyataan berbeda justru dilontarkan Legal PT. CSI, Darmaji. Kepada wartawan, usai “kunjungan” satgas OJK dan Mabes Polri, dia mengatakan, kalau kedatangan mereka hanya untuk bersilaturahmi. “Kebetulan kami saling kenal, ya mereka hanya kunjungan biasa saja. Ingat ya, sekali lagi saya sampaikan, ini bukan pemeriksaan atau penggeledahan. Ini hanya silaturahmi,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, kata dia, satgas dan Mabes Polri menanyakan soal kelengkapan perizinan CSI. “Soal bunga yang dianggap tinggi, satgas dan Mabes Polri akhirnya bisa memahami, karena kita tidak mengacu pada perbankan, melainkan sistem syariah,” katanya. (bay)
