Tidak hanya itu, bahkan diduga ada kong kalikong antara pihak Pemda dengan pemilik Villa di area Loji, Karawang. Untuk pelunasan sewa Villa kurang lebih sebesar Rp100 juta yang menampung sekitar 50 orang. Saat diminta menu makanan untuk peserta pun, pemilik Villa tidak transparan. Sewa ambulan pun dari UPTD Dinas Kesehatan untuk antisipasi, diminta Rp5 juta dan tidak mau mobile selama acara berlangsung hingga usai.
Diketahui, demi lancarnya kegiatan ini, budget yang dicapai kurang lebih 1 minggu, bisa menghabiskan dana sebanyak setengah miliar. Dan hingga saat ini, sudah ada hampir 200 peserta dari berbagai universitas di Indonesia yang sudah hadir di Unsika. (fjr/bay)
