Jadi Mahasiswa S3, Aher Tak Ingin Diistimewakan

Jadi Mahasiswa S3, Aher Tak Ingin Diistimewakan
0 Komentar

Kuliah Akhir Pekan

Keikusertaan Gubernur Aher dalam tes normal S3 IPB ini diapresiasi peserta lainnya. Teddy Sunandar, peserta tes TPA, yang duduk persis di belakang Aher, menyebutkan setiap sistem memiliki tatanan yang harus dihormati. “Semua orang harus menghormati tata kelola akademik yang sudah lama dibangun, termasuk pejabat publik. Saya apresiasi Gubernur Aher yang tetap ikut prosedur,” katanya.

Menurut dia, sama seperti tes S2 sebelumnya, Aher juga tetap ikut serangkaian persyaratan untuk menjadi mahasiswa doktoral kampus pertanian terbesar di Indonesia itu. “Kalau sampai tidak prosedural, tidak ikut persyaratan, malah rugi ke semua. Kalau pimpinan saja demikian, rakyat akan halalkan cara instan,” katanya.

Vera, staff Sekolah Pascasarjana IPB, mengatakan, sesuai peraturan, selepas hasil tes TPA minimal 500, baru dilakukan sidang penentuan mahasiswa baru. Akan tetapi, hasil tes TOEFL, yang biasanya diperuntukkan masuk S3, tidak dipersyaratkan karena ada mata kuliah ke depannya.

Baca Juga:Ditipu Agen Tiket di Fans Shop Persib Club, Belasan Bobotoh Lapor PolisiAda Peserta Pilkada Karawang di Acara Doa Bersama Marga Nababan

“Setelah persyaratan administrasi, syarat berikutnya lihat hasil TPA. Tidak ada keperluan tes TOEFL, karena nanti ada pelajaran mata kuliahnya sendiri,” katanya. Lebih lanjut, sekira nanti lulus tes masuk doktoral IPB, Aher akan kuliah tiap Jumat dan Sabtu. Menurutnya, perkuliahan doktoral ekonomi sumber daya kelautan tropika menuntut kehadiran mahasiswa tanpa alasan.

Kampus menyebutkan mahasiswa hanya boleh dua kali tidak hadir sesi semester perkuliahan, lebih dari itu tidak bisa mengikuti ujian dan otomatis tidak lulus. “Saya kalau sudah kuliah, tiap hari Jumat masuk dari jam 16 sampai dengan pukul 22, sementara Sabtu dari jam 08 sampai pukul 14,” kata Aher antusias.

Menurut dia, dengan sendirinya, acara di akhir pekan, sekira tidak mendesak, maka akan diwakilkan kepada Wakil Gubernur Deddy Mizwar, misalnya. Perkuliahan sendiri rencananya paling telat awal November 2015 ini. Sebab, perkuliahan pasca doktoral IPB biasanya bergulir tiga bulan setelah perkualiahan reguler strata satu. Semoga niat dan narasi besar dalam menuntaskan kegundahan ini segera terkikis di kampus. (jay/rls)

0 Komentar