Satu lagi kendaraan dilempari batu di Jakarta dini hari ini. Kendaraan ketujuh yang jadi korban pelemparan batu gerombolan tak jelas adalah Bus Damri Jurusan Bandara Soekarno Hatta-Slipi-Blok M. Bus Damri bernomor polisi B 7039 IZ ini kini diparkir di Polda Metro Jaya, Sabtu (17/10) dini hari. Bus tersebut kena lemparan di jalan tol, tepatnya di kawasan Pancoran. Bus ini sedang mengarah dari Semanggi ke Cawang.
“Mau pulang ke Cawang, ditimpuk di Halte Trans Jakarta Pancoran,” kata Sanusi (24) si kenet bus. Awalnya, nampak segerombolan orang di pinggir tol. Sanusi pikir mereka hanya tawuran biasa. Namun mereka tiba-tiba melembar ke arah bodi bus. “Habis itu kena kaca kanan,” kata dia.
Sementara itu, tiga orang yang mengaku pendukung kelompok sepakbola Persib dari Viking dikabarkan dikeroyok sekelompok orang di Jakarta. Namun Viking ini bukan dari Jawa Barat, melainkan dari daerah Jawa Tengah.
Baca Juga:Jelang Final Piala Presiden, Kang Emil “Kulo Nuwon” ke Markas The JakReses, Anggota DPR Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi
Informasi yang dihimpun dari para petugas kepolisian di Polda Metro Jakarta Raya, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (17/10) dini hari, dua dari tiga orang ini berhasil menyelamatkan diri. “Kejadiannya di seputar Pintu Satu Stadion Gelora Bung Karno,” kata salah seorang petugas kepolisian yang tengah sibuk berkoordinasi lewat perangkat Handy Talkie.
Petugas lainnya di Sentra Pengaduan Masyarakat menceritakan, mulanya ada tiga orang yang ditanyai oleh sekelompok orang berbaju preman di kawasan Senayan itu. Tas di antara tiga orang itu digeledah sekelompok orang itu, ditemukanlah baju Viking. “Dua orang menyelamatkan diri dan di bawa petugas kepolisian. Satu orang lagi entah ke mana,” kata petugas kepolisian.
Saat ditanya polisi, dua orang yang berhasil menyelamatkan diri itu mengaku sebagai Viking. Namun mereka bukan berasal dari Jawa Barat. “Dia ternyata dari Pemalang, dari Bumiayu Jawa Tengah,” kata petugas polisi dengan senyum heran.
Hingga pukul 03.00 WIB, polisi masih berjaga-jaga di lokasi. Sedangkan sekumpulan pemuda yang berbuat onar melarikan diri ketika polisi mendatangi lokasi. (dtc/bay)
