Simak! Enam Terobosan Samsat sebagai Tameng Ranmor

Simak! Enam Terobosan Samsat sebagai Tameng Ranmor
Jpeg
0 Komentar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meresmikan peluncuran inovasi Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat : Samsat Tameng Ranmor Jabar. Tak kurang dari enam terobosan baru dalam pengurusan kendaraan bermotor diluncurkan dalam sehari di Union Square Ciwalk Bandung, Sabtu (5/9).

Samsat Tameng Ranmor Jabar ini bermakna peran Samsat sebagai pelindung pemilik kendaraan bermotor di Jawa Barat. Beberapa program yang Samsat luncurkan pada momen tersebut diantaranya, E-Blokir, yaitu mekanisme untuk melakukan blokir BPKB secara online, oleh perusahaan pembiayaan. Dimana tak jarang pemegang BPKB kendaraan bermotor menyalah gunakan surat kepemilikan tersebut untuk melakukan hal yang melanggar hukum.

APM Online, menyiapkan barcoding system yang menyediakan data kendaraan bermotor. Data yang dimaksud terdiri dari data kendaraan dari dealer, yang dipadukan dengan data pemilik kendaraan. Tujuannya yaitu mengurangi kesalahan saat input data ketika mengurus administrasi kendaraan dikemudian hari.

Baca Juga:“Back To Boseh” Jadi Pesan HUT Jabar ke-70Jam Malam Banyak Dilanggar, FPI Bandung Sisir Tempat Hiburan

Samsat Gendong, yaitu program seperti samsat keliling, namun menggunakan kendaraan roda dua, oleh dua petugas dari Polri dan Dispenda. Ini ditujukan agar samsat bisa menerobos masuk ke daerah pedalaman yang sulit dijangkau mobil. Stiker Barcode Ranmor, terbuat dari stiker bermaterial khusus, berisi data identifikasi dan masa berlaku pajak, yang bisa discan melalu smartphone.

Cek Fisik Kabumi, ‘Ka’ berarti ke, dan ‘bumi’ dalam bahasa Sunda berarti rumah, dengan maksud memberikan kemudahan bagi wajib pajak, yang keberatan untuk membawa kendaraannya ke kantor Samsat untuk cek fisik 5 tahunan. Maka petugas samsat siap menuju ‘Ke Rumah’ atau ‘Ka bumi’ para wajib pajak untuk melakukan cek fisik tersebut.

Kemudian Mesin Elektrobik Data Capture (EDC) se-Jawa Barat, Samsat dan Bank BJB bekerjasama mempermudah masyarakat dalam hal pembayaran pajak kendaraan di Samsat. Transaksi yang sebelumnya tunai dengan aplikasi ini bisa dilakukan dengan transaksi elektronik. Dengan tujuan memudahkan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi wajib pajak.

Terobosan tersebut adalah upaya peningkatan kualitas pelayanan Samsat, untuk menjawab tingginya kebutuhan dan harapan masyarakat atas pelayanan yang prima. Juga sebagai langkah untuk menghindari percaloan dalam pengurusan kendaraan bermotor. Dengan dasar, prosedur yang mudah dipahami, ketepatan waktu, ketelitian dan kecermatan, rasa aman dan kepastian hukum, kemudahan dalam mendapatkan pelayanan, akuntabel, dalam hal ini masyarakat akan dilayani petugas yang terintregitas, Informatif, dan tentunya memberi rasa nyaman untuk masyarakat.

0 Komentar