Hari Anti Narkoba Internasional, Jauhi Narkoba!

Hari Anti Narkoba Internasional, Jauhi Narkoba!
0 Komentar

“Kenali daerah dan orang-orang yang mencurigakan sebagai pengedar narkoba. Salah satu potensi adanya narkoba berkumpulnya warga pendatang dari berbagai daerah di satu daerah di wilayah publik. Kemungkinan besar ada narkoba di situ. Kita awasi dan laporkan keberadaannya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Bekasi, Momon Sulaeman mengatakan, puncak peringatan HANI Internasional juga dilakukan pembacaan deklarasi oleh PNS Pemkot Bekasi terkait tekad memerangi narkoba di Kota Bekasi yang dibacakan oleh aparatur pejabat di Pemkot Bekasi.

“4 poin tekad Pemkot Bekasi juga kita bacakan pada peringatan HANI Internasional. Di antaranya, pertama bersungguh-sungguh perang terhadap penyalahgunaan narkoba dan peredarannya, kedua menyatakan ‘Tidak Pada narkoba’, ketiga bertekad membentuk generasi emas Indonesia, dan keempat menyukseskan program pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan narkoba untuk mewujudkan Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera, dan Ihsan,” tuturnya.

Baca Juga:Hotel Santika Cikarang Berikan Promo September CeriaSimak! Enam Terobosan Samsat sebagai Tameng Ranmor

Sambung Momon, sejauh ini kesadaran masyarakat Kota Bekasi sudah cukup tinggi untuk menghindari narkoba. Kesbangpol yang saat ini membawahi Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Bekasi juga berpesan kepada masyarakat terutama pelajar Kota Bekasi agar jauhilah dan jangan coba-coba untuk mengkonsumsi narkoba, karena akan merusak diri sendiri dan masa depan generasi penerus Bangsa.

“Potensi masyarakat menurut data dari BNN Pusat untuk terperangkap menjadi budak narkoba, terbesar adalah di masyarakat umum. Kalau di hitung secara prosentase di kisaran 35 persen, sementara untuk para pelajar 22 persen,” bebernya.

Lebih lanjut Momon mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi melalui Kesbangpol pada tahun ini mendapat alokasi APBD pada 2015 sebesar Rp7,5 miliar yang terbagi menjadi dua penyerapan APBD, yaitu untuk BNK Kota dan anggaran untuk Kesbangpol itu sendiri.

“BNK Kota untuk Tahun 2015 mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp4 miliar dan sampai dengan akhir triwulan ketiga baru terserap sekitar 30 persen untuk melakukan sosialisasi dan kegiatan pendukung lainnya. Sementara untuk Kesbangpol itu sendiri baru 20 persen.” pungkasnya. (fjr)

0 Komentar