Dengan sistem satelit pemantauan maritim Indonesia berbasis pengambilan citra dan identifikasi automatis yang yang disiapkan Lapan, maka satelit Lapan-A2 akan mendukung program dan misi presiden untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional. Satelit ini juga akan menukung keamanan nasional demi menjaga kedaulatan wilayah Indonesia dan meningkatkan kemandirian nasional sesuai dengan Nawacita pertama, yaitu untuk memperkuat jati diri sebagai negara maritim.
Lapan-A2 merupakan langkah kecil, namun beharap dengan dukungan Presiden, akan menjadi langkah awal untuk melompat menuju kemandirian bangsa, khususnya dalam bidang teknologi antariksa. Apalagi, saat ini teknologi antariksa sudah menjadi kebutuhan mutlak dalam kehidupan bangsa yang modern.
“Kedepan yang namanya penelitian, pengembangan akan kita berikan porsi yang lebih besar. Tetapi sekali lagi untuk penelitian-penelitian yang konkrit, yang memang diperlukan oleh negara ini, oleh masyarakat dan untuk visi kita kedepan-baik untuk pengembangan energi, maritim, khususnya kesana,” tutup Jokowi di hadapan awak media yang hadir.
Baca Juga:TPU Tambun Sudah OverloadTyas Mirasih dan Shinta Bachir Masuk dalam BAP Mucikari RA
Turut hadir pada kesempatan ini, jajaran Menteri di Kabinet Kerja lainnya, seperti Menko Kemaritiman Rizal Ramli, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta para pejabat terkait lainnya dan para tamu undangan. (jay/rls)
