KARAWANG – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang punya cara untuk melestarikan permainan tradisional daerahnya. Yakni, dengan menyelenggarakan event Invistasi Olahraga Tradisional.
Dalam gelaran ini, sejumlah permainan tradisional diperlombakan. Seperti, permainan Egrang, Hadang, Dagongan dan Tarompah Panjang. Kegiatan sendiri digelar di pelataran parkir Stadion Singaperbangsa Karawang. Pesertanya, para pelajar Sekolah Dasar (SD) se- Kabupaten Karawang. Pada kesempatan itu selain dihadiri oleh Kepala Disdikpora Karawang, Drs. H. Dadan Sugardan juga turut hadir PLT Bupati Karawang, Dr. Celicca Nuracchadiana yang sekaligus secara membuka kegiatan tersebut dengan cara memukul gong yang telah disediakan.
Kepala Disdikpora Karawang, H. Dadan Sugardan mengatakan, Invitasi olahraga tradisional ini di ikuti oleh siswa Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari 30 UPTD Se-Kabupaten Karawang. Menurut dia, ajang ini dilakukan untuk memperkenalkan serta melestarikan permainan tradisional jawa Barat kepada generasi pelajar yang kini masih duduk di Jenjang SD.
Baca Juga:Polisi Terus Memburu Geng Motor Pelaku Penyerangan di PekalanganSelesai Dibangun, KRL Masuk Stasiun Cikarang
Masih kata Dadan, Perlombaan teresebut dalam ajang seleksi invitasi olahraga tradisonal tingkat Provinsi Jawa barat. perlombaan ini merupakan program tahunan Disdikpora bidang PO, Olahraga tradional sangat penting ditanamkan terhadap pelajar SD.
“Pelombaan yang meliputi eggrang, tarumpah panjang, dagongan dan hadang merupakan kecintaan terhadap nilai leluhur. Maka itu, Disdikpora setiap tahunnya akan menggelar perlombaan ini,” ujarnya.
Hal yang sama juga dikatakan, PLT Bupati Karawang, menurut celicca, Perlombaan yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang tingkat pelajar SD se-Karawang, dalam rangka seleksi mencari bakat anak diusia dini dalam olahraga tradisional.
“Tahun 2012 lalu Karawang merupakan juara umum tingkat provinsi. Tahun ini perlu mempertahankan prestasi tersebut,” ujarnya.
Dikatakan bupati, olahraga tradisional yang merupakan kebudayaan asli Indonesia, perlu dipertahankan. Sebab semakin majunya teknologi maka semakin menenggalamkan pula kebudayaan.“Salah satunya yang digelar Disdikpora dalam Invitasi ini untuk menanamkan kebudayaan terhadap pelajar. Juga mencari suatu bakat prestasi pelajar SD di Karawang,” katanya.
Perlombaan yang dilaksanakan satu hari penuh tersebut, bupati berharap menemukan pemenang yang tepat untuk mewakili Karawang di tingkat provinsi. Kemudian mereka dapat bertanding dengan optimal sehingga mempertahankan prestasi juara umum.
