Sesampainya di Kantor, pihak Axa Mandiri melalui Financial Advisor Axa Mandiri Ciledug, Indah Hardiyanti didampingi Kepala Cabang Bank Mandiri Ciledug, Risna, mengakui bahwa pihak Axa Mandiri memang telah melakukan pemotongan dana Rp 1.400.000 untuk pembayaran polis selama 4 bulan terhitung bulan April – Juli 2015. Ia berdalih, polis sudah dipulihkan lagi tanpa bisa menunjukkan bukti-bukti yang faktual dan jawaban yang memuaskan konsumen. Untuk diketahui, selama mengikuti program tersebut, pemegang polis sama sekali belum pernah menggunakan fasilitas asuransi.
Nasi sudah menjadi bubur, tuntutan pihak keluarga tertanggung pun sederhana, yakni hanya menginginkan uang Rp 1,4 juta yang dipotong tersebut kembali secara utuh. “Saya hanya ingin uang istri saya Rp 1,4 juta, yang sudah dipotong secara sepihak oleh AXA Mandiri dikembalikan. Karena sejatinya, setelah polis dinyatakan batal, pihak AXA Mandiri sudah tidak berhak lagi mengambil dana dari rekening tabungan istri saya,” ujar suami Thika Karoline.
Menyikapi keinginan tersebut, pihak Axa Mandiri Ciledug hanya berucap akan menyampaikannya ke Kantor AXA Pusat di Jakarta. Dan saat ditanya kepastian waktu, kapan dana tersebut akan dikembalikan? Ia tak bisa menjawabnya. “Semuanya dilakukan di AXA Pusat pak. Komplain dan keinginan bapak akan kami sampaikan ke Pusat. Soal kapan waktunya, yang dibayarkan berapa, kami tidak bisa memastikannya. Baiknya saldo di rekening dikosongkan dulu, barangkali bulan ini ada autodebet lagi. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujar Risna.
Baca Juga:RIP Iceu Wong, Ini Pengakuan Sejumlah Artis Cirebon Terkait Sosok “Pacar Lima Langkah” ituBiar Gak Bisa Ngintip dan Jepret “Dalaman Perempuan”, Kamera Ponsel Kini Gak Bisa di-Silent
Merasa dirugikan oleh Axa Mandiri, pihak tertanggung pun mengimbau agar semua nasabah dan calon nasabah berhati-hati saat mengikuti program serupa. “Saya sangat kecewa dengan pelayanan dan jawaban dari Axa Mandiri Ciledug. Karena semangat mereka saat merayu calon nasabah dengan saat menghadapi masalah seperti ini jauh berbeda. Sekali lagi, saya hanya ingin uang istri saya kembali tanpa pemotongan 1 peser pun,” ujar suami Thika Karoline, Hasan. (crd/red)
