Tidak hanya itu. Pihaknya juga bakal mengembangkan investasi bukan hanya di Bekasi. Tapi juga akan merambah ke daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Kita juga bakal mengembangkan gudang dan kantor produksi dengan nilai investasi Rp40 miliar hingga Rp50 miliar,” ulasnya.
Halim mengingatkan, tingginya permintaan pasar membuat produknya banyak tiruan. Sehingga, konsumen harus cerdas dalam memilih merek palsu dan tiruan. Sementara untuk barang tiruan, baik warna dan kemasan, pihaknya meminta konsumen lebih hati-hati dalam memilih, sebab secara kualitas fisik dan hasil sangat berbeda. “Tiruan ini sulit ditindak, karena negara kita belum mengatur persaingan tak adil dalam penjualan. Produk palsu akan kita proses hukum, karena komitmen kami melindungi konsumen,” paparnya.
Sementara itu di kesempatan yang sama, Factory Manager PT FCII, Mulyadi Gunawan mengatakan, dalam setiap pengerjaan komponen alat tulis dikerjakan dengan mesin canggih berstandar dan menghasilkan produksi alat tulis yang berkualitas. “Faber Castell sangat mengedepankan kualitas dan mutu. Selain itu juga, selalu berinovasi untuk menghasilkan produk alat tulis yang bisa selalu diunggulkan oleh para konsumen setia Faber Castell,” ujarnya.
Baca Juga:Pantau Penanganan Kasus Angeline, Kompolnas Terbang ke BaliHore…Siswa Miskin Punya Hak Diterima di SMA/SMK Negeri
Pada kesempatan tersebut, wartawan juga diajak melihat proses pembuatan marker dan pensil di pabrik. Sejumlah kegiatan sangat memperhatikan keselamatan kerja dan kesehatan karyawan. Bahkan, limbah yang dihasilkan bisa didaur ulang dan ramah lingkungan. (aka)
